var id = "6d9fbd6f5d5796d402235c29e93b07d27395c55d"; class="archive category category-kesehatan category-162 no-slider content-r" layout='2'>

Category Kesehatan

Jangan Cemas, Ini dia Obat Diare yang Tepat untuk Anak

Kesehatan | No comments

chat dokter anak

Sumber : www.klikdokter.com

Tahukah Anda, bahwa tingkat kerentanan anak-anak terhadap penyakit diare sangat tinggi. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal seperti alergi, infeksi, keracunan makanan, sampai tidak cocoknya susu yang mereka konsumsi.

Maka dari itu, bagi Anda para orang tua harus secara jeli dan teliti mengawasi apa saja yang ada di sekitar anak agar mereka terhindar dari hal-hal yang membahayakan kesehatan pencernaannya.

Umumnya diare yang diderita oleh anak tidak memerlukan perawatan dan penanganan yang khusus, karena biasanya akan hilang dengan sendirinya terutama untuk diare yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Cukup berikan asupan mineral agar mereka tidak terkena dehidrasi yang berlebihan.

Harus digaris bawahi, hindarkan anak Anda dari obat-obatan yang dijual bebas di warung atau apotik. Hal ini sangat penting dan berlaku bagi semua anak-anak yang masih dibawah usia 12 tahun.

Sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anak Anda, jika memang tidak memungkinkan untuk diobati secara mandiri. Atau, Anda bisa menggunakan fitur chat dokter anak untuk mendapatkan petunjuk dan langkah yang tepat dalam mengobati anak dari diare.

Lalu bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasi anak diare sebelum kondisinya semakin parah?

1. Berikan Antibiotik

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mendeteksi penyebab diare yang diderita si anak. Apabila anak Anda terkena diare karena adanya infeksi virus ataupun bakteri, maka pemberian antibiotik adalah langkah yang tepat untuk dilakukan.

Jika si anak kedapatan terkena diare karena penyebab lainnya, maka pemberian antibiotik akan dianggap percuma. Ingat, pemberian antibiotik harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar kondisi anak tidak akan semakin parah.

  1. Berikan Cairan Rehidrasi

Bisa dikatakan obat yang satu ini aman dan bisa Anda dapatkan secara bebas tanpa harus menunggu resep yang diberikan oleh dokter. Rehidrasi sendiri sangat berguna bagi tubuh yang sedang dehidrasi, karena dia mengandung elektrolit yang berfungsi sebagai pengganti cairan dalam tubuh.

Anak yang terkena diare biasanya sering muntah-muntah atau buang air besar. Mereka juga tidak memiliki nafsu makan sehingga sering kehilangan energi dalam tubuh, maka dari itu mereka membutuhkan cairan elektrolit agar mereka tidak mengalami dehidrasi yang parah.

  1. Konsumsi Paracetamol

Pemberian paracetamol harus disertai dengan keluhan demam, sakit kepala, sakit perut, dan keluhan tambahan lainnya. Pracetamol ini sangat bermanfaat sebagai pereda nyeri yang dirasakan di anak. Jadi bagi Ibu yang menghadapi anak yang diare disertai demam, Anda bisa memberikan paracetamol untuk meredakannya.

  1. Berikan Suplemen Zinc

Apa itu suplemen zinc? Suplemen zick adalag salah satu cara yang bisa digunaka untuk membantu pemulihan tubuh dan juga saluran certa yang terdampak karena diare. Selain itu, suplemen zinc juga sangat berguna untuk menambah daya tahan tubuh si anak agar mereka terhindar dari infeksi lainnya.

Banyak sekali penelitian yang sudah membuktikan bahwa suplemen zinc, sangat bermanfaat untuk membantu meringankan gejala diare dan bahkan bisa berguna untuk mempercepat proses penyembuhan diare anak.

Bagi Anda yang masih khawatir akan kondisi anak yang tak kunjung membaik, jangan panik terlebih dahulu. Hadapi kondisi tersebut dengan tenang agar semuanya bisa terselesaikan dengan aman dan nyaman bagi si anak.

Perhatikan kondisi si anak, jika mereka mulai menunjukan beberapa gejala lainnya seperti wajah pucat, kaki dan tangan terasa dingin, sesak napas, sering muntah, penurunan kesadaran dan beberapa gejala lainnya. Sangat dianjurkan agar Anda membawa si Anak ke rumah sakit terdekat.

Apabila Anda masih khawatir untuk membawa si anak di masa pandemi seperti ini, Anda bisa menggunakan fitur chat dokter anak sekarang untuk mendapatkan bantuan para ahli kesehatan.

Read More